REMAS BI ITAT SURABAYA ---------------FSLDK SURABAYA RAYA--------------FSLDK NASIONAL------------Selamat tahun baru Islam 1435

Minggu, 07 Oktober 2012

INDAH NYA BERBAGI ILMU


Orang yang paling tertipu didunia adalah orang yang banyak kesia-siaan dalam perkataan dan perbuatannya, tetapi merasa dirinya telah melakukan banyak kebaikan.


Banyak orang mencari ilmu, tetapi tidak mengamalkannya sehingga jiwanya tetap kering . Ada juga yang mencari harta tetapi tidak mau bersedekah sehingga jiwanya tetap fakir

Banyak ilmu sedikit amal adalah sia-sia, banyak harta sedikit sedekah adalah sia-sia. Oleh karena itu orang yang cerdas selalu menjauhi hal yang sia-sia dan melakukan hal yang manfaat.

Sesungguhnya yang membuat manusia indah adalah hatinya yang hidup, karena dia mampu mengambil nasehat dan ilmu agama sebagai akhlak dirinya hingga pribadinya indah dan terpuji.

Jangan pernah merasa diri lebih berilmu dari orang lain dan menertawakan kebodohan orang lain, karena justru ciri utama orang berilmu adalah rendah hati dan menghormati orang lain.

Orang sombong hanya mampu membicarakan kekurangan orang lain, sedangkan orang rendah hati mampu membicarakan kebaikan orang lain dan memaklumi kekurangan orang lain.

***
Rasulullah SAW telah menegaskan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah kita miliki dengan sabdanya berikut :

"Barangsiapa mengamalkan apa-apa yang ia ketahui, maka Allah akan mewariskan kepadanya ilmu yang belum diketahuinya, dan Allah akan menolong dia dalam amalannya sehingga ia mendapatkan surga. Dan barangsiapa yang tidak mengamalkan ilmunya, maka ia tersesat oleh ilmunya itu, dan Allah tidak menolong dia dalam amalannya, sehingga ia akan mendapatkan neraka".

Disamping itu ilmu akan menjadi' rusak' bila tidak diamalkan, ilmu juga rusak bila pemiliknya merasa sombong dengan ilmunya itu; yaitu sebagaimana halnya banjir yang menghancurkan bukit yang tinggi

Salah seorang sahabat nabi yang dijuluki sebagai gerbang pintunya ilmu, yaitu saydina Ali Bin Abi Thalib, berkata : "Tiada kekayaan lebih utama daripada AKAL, TIADA KEPAPAAN LEBIH MENYEDIHKAN DARIPADA KEBODOHAN. Tiada Warisan lebih baik daripada PENDIDIKAN"

Ketika beliau ditanya mana yang lebih utama antara ilmu dengan harta, maka saydina Ali pun menjawab :

* Ilmu lebih utama daripada harta, ilmu adalah pusaka para nabi, sedangkan harta adalah pusaka Karun dan Fir'aun"

* Ilmu lebih utama daripada harta, karena ilmu itu akan menjagamu sementara harta malah engkau yang harus menjaganya

* Harta itu jika engkau berikan berkurang, sebaliknya ilmu jika engkau berikan semakin bertambah

* "Pemilik harta disebut dengan nama kikir dan buruk, tetapi pemilik ilmu disebut dengan nama keagungan dan kemuliaan".

* "Pemilik harta itu musuhnya banyak, sedangkan pemilik ilmu temannya banyak"

* Ilmu lebih utama daripada harta, karena diakhirat nanti pemilik harta akan dihisab, sedang orang berilmu akan memperoleh syafa'at"

* Harta akan hancur berantakan karena lama ditimbun zaman, tetapi ilmu tak akan rusak dan musnah walau ditimbun zaman."

* Harta membuat hati seseorang menjadi keras, sedang ilmu malah membuat hati menjadi bercahaya"

* Ilmu lebih utama daripada harta, karena pemilik harta bisa mengaku menjadi Tuhan akibat harta yang dimilikinya, sedang orang yang berilmu justeru mengaku sebagai hamba karena ilmunya."

Prof Dr. Hamka dalam bukunya menulis : "Ilmu itu tiang untuk kesempurnaan akal. Bertambah luas akal, bertambah luaslah hidup, bertambah datanglah bahagia. Bertambah sempit akal, bertambah sempit pula hidup, bertambah datanglah celaka."

Pepatah mengatakan : "Iman tanpa ilmu, sama dengan pelita ditangan bayi; sedangkan ilmu tanpa iman, bagaikan pelita ditangan pencuri."
Wallahualam

( Referensi : H.M Komarudin Chalil " Penyejuk Qolbu : Mencapai akhlak Mulia ; Ir . Permadi Alibasah ; "Sentuhan Kalbu")

Indahnya Berdakwah

Indahnya Berdakwah

         Menampilkan Diri Sebagai Seorang Muslim Adalah Dakwah
Di antara ciri utama berdakwah kepada Allah, tidak saja mengamalkan ajaranNya dan menjauhi segala yang dilarang melainkan lebih dari itu menampilkan diri sebagai seorang Muslim di manapun ia berada, Allah berfirman pada ayat berikutnya: wa qaala innanii minal muslimiin. Dengan kata lain tidak cukup seorang mengamalkan Islam hanya dengan shalat, membayar zakat dan menjalankan haji, sementara dalam hidup sehari-harinya tidak mencerminkan Islam, misalnya ia tidak merasa berdosa dengan mempertontonkan auratnya di mana-mana, bergandengan tangan dengan wanita bukan istrinya di depan banyak orang, melakukan kemaksiatan, kezhaliman, korupsi, judi, perzinaan dengan terang-terangan. Anehnya, dia merasa malu untuk menampilkan Islam dengan sebenar-benarnya. Ia tidak merasa bangga sebagai seorang muslim. Bahkan Islam yang dipeluk digerogoti ajarannya sedikit demi sedikit, dengan sikap memperdebatkan prinsip-prinsipnya yang sudah baku, mencari-cari dalil untuk membangun keraguan terhadap kebenaran Islam.
Seorang aktivis dakwah sejati selalu bangga dengan identitasnya sebagai seorang muslim. Ia tidak takut menampilkan Islam sebagai pribadinya. Sungguh krisis umat Islam di mana-mana kini adalah krisis keberanian untuk menampilkan wajah Islam yang sebenarnya. Islam mengajarkan kedisiplinan, kebersihan, dan akhlak mulia, tetapi umat Islam di mana-mana selalu terkesan jorok, kotor dan beringas. Islam mengajarkan kejujuran, dan ketegasan dalam menegakkan hukum, tetapi penipuan dan korupsi justru merebak di tengah masyarakat yang mayoritasnya umat Islam. Mengapa ini semua terjadi? Bukankah orang-orang non-muslim sudah sedemikian jauh menampilkan dirinya sebagai bangsa yang bersih, disiplin dan lain sebagainya?
Benar, jika kemudian saya mendengar penyataan salah seorang muallaf : “Saya masuk Islam bukan karena umat Islam, melainkan karena kebenaran Islam. Seandainya umat Islam mampu menampilkan Islam dengan sebenar-benarnya, niscaya mereka akan berbondong-bondong masuk Islam.” Bahkan ada ungkapan yang sangat terkenal dan diulang-ulang hampir dalam setiap seminar di dalam di luar negeri: al-Islam mahjuubun bil muslimiin (kebenaran Islam terhalang oleh orang-orang-orang Islam sendiri). Perhatikan realitasnya, apa yang sedang berlangsung dalam diri umat Islam di mana-mana. Ya, kalau tidak berperang di antara mereka sendiri, mereka dizhalimi oleh pemimpinnya sendiri yang mengaku muslim.
Karenanya menampilkan Islam secara jujur dalam diri sebagai pribadi, dalam rumah tangga, dalam bermasyarakat dan dalam berbangsa dan bernegara adalah sebuah keniscayaan, dan menurut ayat di atas termasuk perbuatan yang sangat baik dan mulia. Oleh sebab itu pada ayat berikutnya Allah mengajarkan agar seorang dai selalu menyadari posisinya yang sangat mulia. Jangan sampai –karena suatu saat kelak menghadapi cobaan berupa munculnya orang-orang yang menolak dakwahnya dan lain sebagainya– ia kemudian emosional. Sehingga perkataannya lepas kontrol, lalu membalas cercaan mereka dengan cercaan. Atau lebih dari itu ia kemudian putus asa, lalu menjadi lesu dan patah arang. Akibatnya dakwahyang sangat Allah muliakan, ia lalaikan begitu saja.
Tidak, tidak demikian pribadi seorang aktivis dakwah. Seorang aktivis dakwah selalu menjiwai ayat ini: walaa tastawil hasanatu walas sayyi’ah. Benar, tidak akan pernah sama antara kebaikan dan keburukan. Kata-kata dakwah tetap lebih mulia dari kata-kata pencerca. Pertahankan kata-kata yang baik itu untuk terus menghiasi lidah sang dai. Jangan sampai terpengaruh emosi para pencerca lalu ditukar menjadi cercaan pula. Karenanya Allah ajarkan konsep: idfa’ billatii hiya ahsan, balaslah dengan ucapan yang lebih baik dan dengan cara yang lebih baik. Kata ahsan juga diulang pada ayat lain: wajadilhum billatii hiya ahsan, suatu sikap yang harus selalu menghiasi pribadi seorang dai setiap saat dan di manapun ia berada, lebih-lebih saat menghadapi penolakan, cercaan dan makian. Di saat seperti itu seorang dai, harus benar-benar tampil sempurna, bijak dan tenang. Mengapa? Sebab ia membawa misi Allah Yang Maha Perkasa. Maka ia harus selalu yakin dan percaya diri dengan posisinya. Tidak usah minder apalagi rendah diri.
Bahkan pada ayat selanjutnya Allah mengajarkan agar ia selalu tampil dengan penuh persahabatan, sekalipun mereka mencerca dengan penuh permusuhan. Perhatikan bagaimana Allah mengajarkan cara berdakwah yang efektif, di mana kemudian cara ini menjadi salah satu pilar utama dalam ilmu komunikasi modern. Setelah itu Allah menegaskan bahwa untuk itu semua seorang dai tidak cukup hanya dengan bermodal semangat, melainkan lebih dari itu harus mempunyai sifat sabar dan selalu memohon kepada Allah agar mendapatkan nasib yang baik, di dunia dan di akhirat. Tanpa sifat sabar dan doa untuk memperoleh nasib yang baik, segala proses akan menjadi sia-sia. Sebab segala kemenangan tidak akan pernah dicapai tanpa pertolonganNya.

Senin, 01 Oktober 2012

CORETAN DAKWAH UKMBI: Kritertia Memilih Pasangan Hidup Menurut Islam

CORETAN DAKWAH UKMBI: Kritertia Memilih Pasangan Hidup Menurut Islam:               Setelah kita mengetahui tentang tujuan menikah maka Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk berhati-hati dalam m...

Materi OBORR


Materi OBORR :

1. Tgal 03 Oktober Akhi Rudi ITATS ( UKMBI ITATS ) \ Membuka Semangat Baru Di Awal Kuliah //
2. Tgal 10 Oktober  \\ Sucikan Hati Bersama Remaja Masjid Baitul 'Izzah //
3. Tgal 17 Oktober  \\ Indahnya Ukhuwah Islamiyah //
4. Tgal 24 Oktober  \\ Indahnya Syahadat-mu //
5. Tgal 31 Oktober  \\ Jangan Qurbankan aku //
6. Tgal 07 Nov        \\ Sikap Hidup Seorang Pemuda Sejati //
7. Tgal 14 Nov        \\ Etika Pergaulan Pria & Wanita //
8. Tgal 05 Desember  \\ Ketika Hati bertabur Bunga >> Etika Jatuh Cinta //


Sabtu, 10 Maret 2012

Catatan Perjalanan FSLDK UKMBI ITATS


***2001 – 2002 : Awal dimulainya sebuah cerita
Ketika itu KMBI atau yang sekarang UKMBI masih berupa plasma nutfah
Atau embrio.
Yang dilahirkan dari rahim ibu yang bernama KAMMI ( Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia )
Sekretariatnya : Jl. Klampis Semalang III/17B
: pindah lagi di Jl. Klampis Ngasem 16 B
Aktivis pada saat itu :
Akhi Mujianto, ST.
Akhi Bustanul Arifin, ST.
Akhi Noeryanto, ST. ( udah gak lama lagi kok akh ), Akhi Handoko, ST,
A khi Agus S.,ST. Akhi Imron R. ST dan akh Heri Ukhti Anis, Skom, dan Ukhti Ana, ST.
***2002 – 2003 : Awal dari sebuah madrasah tarbiah, dan saat itu embrio mulai memiliki ‘ruh’saat itu kami ( m – nya dobel ) di minta oleh pak Ir. Syamsul Arifin melaksanakan sebuah dauroh khusus akhwat dan ummahat ( Ibu –ibu pake jilbab gede  )
itulah awal perkenalan antara Bpk. Ir. Syamsul Arifin dan kami.
Aktivis pada saat itu :
Ditambah Akhi Imron syahrir, Akh Yahya, Akh Herwin, Akhi Anang M.
Dan ditambah Ukhti Widya untuk akhwatnya
***2003 – 2004 : Akhirnya pada tanggal 29 Januari 2003 Atas berkat rahmat
Alloh SWT bayi mungil bernama remas baitul izzah lahir dengan
selamat kedunia,namun sang bunda yaitu KAMMI komsat ITATS
tiada dan diubah menjadi KAMMI jarsat ARH Dan Akhi Noeryanto
sebagai nahkodanya
Tak lama kemudian sang jabang bayi diberi nama KMBI yaitu
Komunitas Muda Baitul ‘Izzah ITATS.
Namun saudara tertuanya iri dengan adiknya yang baru Lahir ini,
namun syukur Alhamdulillah sang bayi akhirnya diasuh oleh bapak
kandungnya yang pada saat itu telah siap mengasuhnya dengan penuh
perhatian.
Ayah itu tak lain Takmir kita sekarang
Aktivis saat itu :
Ditambah Akhi Abdul Cholik, ST. ( InsyaAlloh ) Akhi M. Khoirul, ST.
Ditambah pula Ukhti Febry, ST. ( jagoan Lab n aktivis paling tokcer )
***2004 – 2005 : Balita KMBI berusia satu tahun ditandai dengan Muktamar I KMBI pada tanggal 22 mei 2004 yang memilih :
Akhi Imron sbg ketua
Akhi Yahya sebagai sekretaris
Diikuti dengan Gebrakan pertama yaitu Bazar ( pas penyambutan MaBa )
Yang spektakuler, dan ngebikin abangnya iri buerat…..
Balita itu akhirnya bisa merangkak mentarbiah dirinya dengan TO I
Training Organisasi I pada 7 Februari 2004
Yang diikuti dengan pengadaan perpus untuk masjid BI
Aktivis saat itu :
Ditambah Akhi M Uri Afneri, Akhi Wahyu
Akhwatnya Ukhti Itsna Ulin ST, dan Ukhti Nur Q. ST.
2005 – 2006 : Ah… sekarang KMBI sudah bisa berjalan dengan tertatih – tatih
dengan izin Alloh SWT. KMBI mengirimkan delegasi FSLDKN untuk pertama
kalinya.
Nah yang berangkat waktu itu :
Akhi Abdul Cholik ( beliau sekaligus terpilih menjadi ketum yang baru )
Dan Ukhti Febri H, ST. yang waktu itu berangkat ke samarinda
Pun pertama kalinya buletin kesayangan dan kebanggaan KMBI terbit ‘Azzam namanya.
Kita beserta takmir turut serta berperan aktif dalam gerakan reformasi Kampus
Pertama kalinya dalam sejarah ngadain Outbond dua kali yang pertama ke Trawas untuk MaBa dan kedua khusus akhwat ke purwodadi.
Pertama kali jadi panitia Ramadhan n Idul Fitri
Pembangunan sekretariat UKMBI dan penghuni pertamanya
Serta perbaikan besar – besaran sarana air dan sanitasi masjid BI
Pun pertama kali pula KMBI ngadain pelatihan berbasis kompetensi dan
Keilmuan ( ada workshop Animasi, pembuatan WEB, Troubleshooting,
Dan SMS)
Aktivis saat itu ditambah :
Akhi Syamsuddin Ali D.P. dan Akhi Imam M.
Di akhwat miss generation
***2006 – 2007 : Nah sekarang usia KMBI udah tiga tahun, nakal – nakalnya nih
pun sedang lutu – lutuna, Ngadain Outbond ke Claket dan pesertanya ikhwan tok
Pertama kali menjadi panitia Idul Kurban.
ini nich.. event2 penting selama periode ini :
>> TO II sukses di adakan dengan sponsor YPU
>> Talk Show linux “ Linux untuk semua “ sukses digelar dgn 70 peserta
Yang kemudian lahir Q-blat ( Qblat belajar linux Adhi Tama )
Yang diseponsori Indosat ( Cuma ngasih spanduk kosongan ) , PKPU, Pusda,
Hi Tech Mall ( Nyumbang tentor )
>> Takmir tercinta Ngirimkan dua orang delegasi FSLDKN untuk kedua kalinya
kebandar lampung Yaitu Akhi M. Uri Afneri dan Akhi Samsuddin Ali D. P.
>> Pembuatan dan penggantian tabir masjid BI dan pertama kali taman masjid di
Perhatikan dan dipercantik
>> Yang hobi Futsal melahirkan UKMBI FC yang berharil menjuarai ITATS Futsal
Competition juara 3 ( nggak jelek amat )
>> Tak lupa, dengan segala kontrofersinya nama KMBI di ubah jadi UKMBI yang pada
dasarnya tetap remas.
>> Pengalih fungsian sekretariat akhwat jadi base camp Ikhwan dan memindahnya
Aktivis saat itu bertambah :
Akhi Erik S. ST, Akhi M. Khoirul Irjik, Akhi Eko B, Akh Gaguk
Akhwatnya Ukhti Latifah Z. dan Ukhti Indah
***2007 – 2008 : Nah sekarang usia UKMBI udah 4 tahun , kalo nyuapi ndak bisa pake
bubur dakwah fardiah terus dan harus mulai makan nasi mentoring
sebab giginya udah utuh dan butuh gizi lebih untuk pertumbuhannya
Ketua yang baru Akh Uri Afneri
Dan sekretarisnya Akhi samsul
Aktivis yang bertambah :
Akhi Deny Abadi, Akhi Isom, Akhi mubarok, Akhi A. Dahlan, Akhi Heru T
Akhi Purwanto, Akhi Fauzi, Akhi Eko Anas, Akhi Aldi, dsb
Akhwatnya nambah tiga
next event …? (antum semua yang bisa mengukir sejarah ini..baik ataupun buruknya..)

Tentang UKMBI



UKMBI (Unit Kegiatan Masjid Baitul Izzah) merupakan unit kegiatan masjidBaitul Izzahdi kampus ITATS.
UKMBI sebelumnya bernama KMBI ITATS yang didirikan tanggal 29 Januari 2003, kemudian sejak 24 Nopember 2007 melalui muktamar ke-3 KMBI ITATS merubah nama menjadi UKMBI.
VISI :Terbentuknya masyarakat kampus yang islami yang bercirikan aqidah yang kuat, akhlaqul karimah dan intelektualitas menuju perbaikan umat 
MISI :Terbentuknya masyarakat kampus yang islami yang bercirikan aqidah yang kuat, akhlaqul karimah dan intelektualitas menuju perbaikan umat 
Azas, Sifat, Tujuan dan Usaha
         Azaz     :  ISLAM
         Sifat     : terbuka
         Tujuan  :
menghimpun, membina, mengarahkan, dan memberdayakan segenap civitas akademika muslim ITATS dan masyarakat sekitar kampus dalam wadah kerja sama ukhuwah islamiyah dengan visi keimanan guna terciptanya pemimmpin dan masyarakat yang Islami.
Usaha
         Pembinaan ketaqwaan,keimanan dan akhlak seluruh civitas akademika muslim ITATS dan masyarakat sekitar kampus dengan cara yang sesuai dengan Al Qur’an dan sunnah Rosullullah Muhammad SAW 
         Menggali, mengembangkan dan memantapkan segenap potensi mahasiswa dan masyarakat muslim baik potensi akal, keilmuan dan budaya yang sifatnya kreatif dan aplikatif yang akan berguna bagi perkembangan da’wah di kampus ITATS dan masyarakat
 
         Berperan aktif dalam kegiatan pengembangan kemahasiswaan dan kualitas sumber daya manusia, dengan misi membawa kebaikan menyebarkan  manfaat dan mencegah kemungkaran bagi seluruh ummat ( amar ma’ruf nahi munkar )
 
         Mengembangkan kerja sama, komunikasi, dan persaudaraan antara mahasiswa muslim dan antara mahasiswa muslim dengan masyarakat, baik perorangan, lembaga, perhimpunan ataupun instansi pemerintah
 
         Usaha-usaha lain yang halal dan benar menurut Al – Qur’an dan Sunnah

KLIK PLAY UNTUK MENDENGARKAN DAN MENGARTIKAN AYAT AL-QUR'AN